Cheorwon: Pariwisata Garis Depan

Cheorwon: Pariwisata Garis Depan

 

Sebuah pertempuran berdarah dan sengit menjadi aktivitas di perbatasan, tapi juga menjadi proses menakjubkan untuk melihat alam liar di garis depan Cheorwon, 85km timur laut kote=a Seoul, yang merupakan paradoks aneh, jarang dikunjungi oleh para turis dari barat. Ada banyak spot di Korea untuk dikunjungi yang menyenangkan, menyenangkan, dan nyaman: kasino dan klub malam; taman bermain dan teater; spa dan bar. Tapi, ada sebuah wilayah yang memiliki sejarah kelam dan berdarah, bagian dari negara yang merupakan bayangan perang. Jika dibandingkan dengan tragedi Korea, kenyataan geopolitikal patut dirasakan

Kebanyakan turis mencari pengalaman di garis depan Perang Dingin yang ada di Panmunjeom, sebuah ikon yang sering ditayangkan di televisi. Tapi, desa ini berada di tengah Zona Demiliterisasi, empat kilometer jauhnya dari seberang tanah semenanjung yang memisahkan dua Korea, sebuah tempat kecil teater politik yang tidak mewakili apa yang terjadi di perbatasan. Zona Demiliterisasi yang sebenarnya adalah tempat yang dipenuhi dengan kawat berduri dan tentara patrolim dengan banyak pertambangan dan pos penjaga.

 

Pertempuran Cheorwon

 


 

Jika dilihat dari dekat kenyataan yang ada di daerah belakang Korea sebuah semenanjung yang menyayat hari dengan pemandangan indah ada di Desa Cheorwon, sekitar 85km timur laut Seoul. Cheorwon awalnya merupakan bagian dari Korea Utara. Selama Perang Korea 1950-1953, daerah ini menjadi pangkal bagian barat dari Pertempuran Segitiga Besi, salah satu konflik paling menakutkan di zona pertempuran. Merupakan sebuah pertempuran berdarah, dengan tanah terbakar, beberapa pertempuran menakutkan menampilkan berbagai nama seperti "Pegunungan Berdarah", "Pegunungan Sniper", dan "Bukit Potong Babi" - hal ini kemudian dijadikan film epik Hollywood pada 1959.

Cheorwon sendiri telah hancur. Hampir semua bangunan di area itu telah dihancurkan. Bahkan tanah di sekitarnya rusah. Satu bukit di area itu, saat ini, dinamai "Bukit Es Krim", terus-menerus dibombardir oleh artileri musuh dan terlihat meleleh. Area ini berada di selatan DMZ. Untuk melihat sekejap bagaimana Cheorwon di masa lalu dan DMZ saat ini, Anda bisa mengambil paket "Tur Aman" dari Desa Goseokjeong. 

Share This Article

Related Post