Desa Bersejarah Korea: Hahoe dan Yangdong (Ditetapkan tahun 2010)

Desa Bersejarah Korea: Hahoe dan Yangdong (Ditetapkan tahun 2010)

 【 Foto: Desa Hahoe Andong 】

Desa Hahoe Andong dan Desa Yangdong Gyeongju merupakan desa-desa bersejarah yang dibangun selama abad ke-14 dan 15 di Gyeongsangbuk-do. Kedua desa ini adalah contoh desa klan Korea yang terpelihara dengan baik berdasarkan keturunan yang memiliki nama keluarga yang sama dan berasal dari nenek moyang yang sama. Hingga hari ini, keluarga-keluarga tersebut masih tinggal di desa dan melanjutkan warisan mereka yang bermakna, menjadikan seluruh desa warisan budaya yang hidup dan aktif.

Desa-desa ini jelas menunjukkan budaya Konfusianisme khas periode Joseon, di mana ada batas yang kentara antara kelas yangban aristokrat dan rakyat biasa. Pengaturan tempat tinggal menunjukkan bagaimana kehidupan desa diatur dan diterapkan dengan ketat. Kepala klan selain kelas yangban tinggal di perumahan kayu dengan paviliun mereka sendiri, gedung belajar dan tempat ibadah sementara rakyat biasa tinggal di rumah-rumah yang terbuat dari tanah dengan atap jerami.

【 Foto: Desa Hahoe Andong 】

【 Foto: Drama Tari Topeng Hahoe 】

Menjelang akhir periode Goryeo, Desa Hahoe adalah rumah bagi klan Heo, Ahn, dan Ryu, tetapi seiring waktu hanya klan Ryu yang tersisa. Citra tradisional Korea terpelihara dengan baik di sini, dan terkenal secara internasional, dikunjungi oleh Ratu Elizabeth II dari Inggris pada tahun 1999, putranya Pangeran Andrew pada tahun 2019, dan George Bush, mantan presiden Amerika Serikat pada tahun 2005.

Desa Hahoe menampilkan tempat tinggal dan gedung belajar kelas Yangban, dan berbagai jenis rumah yang dihuni oleh rakyat biasa. Selain arsitekturnya, pertunjukan tradisional seperti Hahoe Byeolsingut Tallori (Drama Tari Topeng Hahoe) dan Seonyujul Bullori (Pertunjukan Api Seonyu) masih berlanjut hingga zaman modern.

【 Foto: Desa Yangdong Gyeongju 】

【 Foto: Pertunjukan tradisional 】

Desa Yangdong Gyeongju adalah desa tradisional terbesar di Korea. Kelas yangban aristokrat tinggal di rumah-rumah beratap genteng, kebanyakan di bukit-bukit tinggi, sedangkan rakyat biasa biasanya tinggal di rumah-rumah beratap jerami di kaki bukit. Desa terorganisasi dengan baik dan jelas dibagi berdasarkan tujuan dan penggunaan bangunan.

Terletak di pintu masuk desa, Pusat Kebudayaan Desa Yangdong memamerkan artefak yang membantu menjelaskan sejarah desa. Pengunjung juga dapat ikut serta langsung dalam berbagai program budaya tradisional.

Tempat wisata terdekat
Jembatan Woryeonggyo
Akademi Konfusianisme Dosanseowon
Museum Rakyat Andong
Kuil Bulguksa
Gua Seokguram
Situs Kuil Hwangnyongsa
Museum Nasional Gyeongju
Situs web: www.hahoe.or.kr (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Prancis, Jerman)
Hotline Perjalanan Korea 1330: +82-2-1330 (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Cina, Rusia, Vietnam, Thailand, Melayu)

* Kolom ini terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2019, dan oleh karena itu informasi mungkin berbeda dari yang tertulis di sini.
 

Share This Article

Related Post