Kereta Perdamaian DMZ

Kereta Perdamaian DMZ

Foto: Di depan terowongan ketiga dari DMZ Exhibition Hall

Zona Demiliterisasi (DMZ) merupakan zona bebas senjata antara Korea Utara dan Korea Selatan. Area ini didirikan pada 27 Juli 1953 ketika perjanjian gencatan sejata ditanda tangani selama perang Korea, termasuk bentangan seluas 2 km dari kedua kubu selatan dan utara pada garis tersebut. DMZ membentang luas mulai dari Gyeonggi-do menuju Gangwon-do, termasuk 7 kota dan kabupaten kecil seperti Paju, Yeoncheon, Cheorwon, Hwacheon, Yanggu, Inje, dan Goseong. Zona ini sama sekali tidak tersentuh gangguan manusia sekitar 6 dekade dan secara tidak sengaja menjadi surga bagi satwa liar, hal ini membuatnya menjadi sebuah lokasi populer di kalangan pencinta alam.

Tips Perjalanan di DMZ

Terdapat banyak area yang lokasinya berada di luar jalur kontrol sipil dan menjadikannya tertutup untuk turis individu. Untuk menikmati DMZ secara lebih nyaman, kamu bisa mendaftarkan diri pada paket perjalanan seperti Kereta Perdamaian DMZ yang dioperasikan oleh KORAIL. Panmunjeom hanya terbuka bagi wisatawan yang terdaftar dalam agen tur yang disetujui. Selain itu, hal penting lainnya adalah kamu harus membawa formulir identifikasi yang sah atau paspor ketika mengunjungi DMZ. Para wisatawan akan selalu diingatkan bahwa aktivitas memotret sangat dibatasi, pastikan untuk selalu bertanya sebelum mengambil foto. 

Kereta Perdamaian DMZ

Foto: Kereta Perdamaian

Kereta Perdamaian DMZ merupakan sebuah kereta wisatawan yang dioperasikan oleh KORAIL, berangkat dari Seoul menuju DMZ. Kereta ini beroperasi untuk 3 paket perjalanan yang berbeda, seperti Dorasan Security Tour, Yeoncheon Dreaming Tour, dan Cheorwon Security Tour. Setiap paket perjalanan sudah termasuk tiket pulang pergi selama satu hari.

Dorasan Security Tour

Stasiun Dorasan

Foto: Stasiun Dorasan

Stasiun Dorasan merupakan stasiun kereta api di paling utara jalur Gyeongui yang menghubungkan Seoul dengan Sinuiju. Stasiun ini pernah dikunjungi oleh presiden Korea sebelumnya yakni Kim Daejung dan presiden Amerika sebelumnya, George H.W. Bush. Stasiun ini menjadi simbol upaya untuk menyatukan Korea.

Taman Perdamaian Dorasan

Foto: Pinwheels di Taman Perdamaian Dorasan

Taman ini merupakan taman ekologi yang menampilkan sebuah kolam berbentuk semenanjung Korea dengan kehadiran papan kayu yang ada disekitarnya. Pameran yang ada di taman ini memberikan informasi tentang sejarah dari Stasiun Dorasan maupun segala informasinya serta segala materi terkait ekologi DMZ.

Observatorium Dora

Foto: Observatorium Dora

Observatorium Dora merupakan observatorium paling utara di bagian barat DMZ. Kamu dapat menggunakan sebuah teropong yang mampu menawarkan pemandangan dari Kota Gaeseong, Gunung Songak, dan sebuah patung dari Kim Il-sung di Korea Utara. Area di luar observatorium berada di dalam komando pos militer, maka dari itu fotografi dilarang keras di area ini. Selain itu, Observatorium Dorasan berlokasi di dalam Jalur Kontrol Sipil, sehingga pengunjung harus bergabung dalam Dorasan Security Tour agar dapat mengunjungi area ini.

Terowongan ketiga (The 3rd Tunnel)

Foto: Di luar Terowongan Ketiga

Ditemukan pada tahun 1978, terowongan infiltrasi ketiga ini digali oleh tentara Korea Utara untuk memata-matai Korea Selatan. Terowongan ini memiliki panjang 1.635 meter, dengan tinggi dan panjang sekitar 2 meter. Diperkirakan bahwa 30.000 tentara mampu melewati terowongan ini dalam jangka waktu 1 jam. Wisata ini telah menjadi daya tarik wisata terpopuler, dengan kehadiran ruang video DMZ, patung perwakilan, toko suvenir dan masih banyak lagi.

Kereta Perdamaian DMZ – Dorasan Security Tour

Hari operasional:
Rabu-Minggu, sekali dalam sehari / kereta tidak beroperasi Senin-Selasa
Jadwal tur: Berangkat dari Stasiun Yongsan (10.08) – Stasiun Seoul (10.15) – Tiba di Stasiun Imjingang (11.24) – periksa identitas lengkap (11.32) – tiba di Stasiun Dorasan dan board connection bus (11.43) – Taman Perdamaian Dorasan (12.10) – makan siang di Tongilchon (Desa Unifikasi) (13.00) – Observatorium Dora (14.00) – The 3rd Tunnel (14.40) – Tour Unification Platform (15.50) – berangkat dari Stasiun Dorasan (16.27) – Stasiun Seoul (17.47) – Tiba di Stasiun Yongsan (17.54)
Tarif: Dewasa (usia 13-64) 36.000 won / Anak-anak (Usia 12 tahun ke bawah) 33.000 won / Lanjut usia (usia 65 tahun ke atas) 34.000 won
Pemesanan
-    Online: http://www.korailtravel.com/web/goods_view (Korean only)
-    Onsite: Paket wisata tersedia di KORAIL Travel Center di setiap stasiun keberangkatan
-    Wisatawan asing dapat membeli tiket kereta dari Stasiun Yongsan menuju Stasiun Dorasan, namun perlu melakukan pendaftaran untuk Dorasan Security Tour di Stasiun Dorasan jika ingin melakukan perjalanan lebih jauh
Situs web: www.letskorail.com (Korean, English, Japanese, Chinese)

Informasi selengkapnya

Situs web

•    Kebudayaan dan Pariwisata Paju-si: tour.paju.go.kr (Korean only)
•    Gyeonggi-do DMZ: dmz.gg.go.kr (Korean, English, Japanese, Chinese, Vietnamese)
1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Korean, English, Japanese, Chinese, Russian, Vietnamese, Thai, Malay)

Yeoncheon Dreaming Tour

Observatorium Typhoon

Foto: Observatorium Typhoon

Observatorium Typhoon berlokasi sekitar 65 kilometer dari Seoul dan 140 kilometer dari Pyeongyang. Observatorium ini hanya berjarak 800 meter dari garis pembatas militer dan 1.600 meter dari ujung area DMZ, hal ini membuatnya menajadi observatorium yang paling dekat dengan Korea Utara. Pada hari yang cerah, penduduk desa Korea Utara kerap terlihat sedang bekerja di ladang.

Desa Herbal

Foto: Desa Herbal

Desa Herbal di Yeoncheon merupakan sebuah taman ekologi. Terbentang seluas 56.000 meter persegi, pengunjung dapat merasakan derasnya Sungai Imjingang yang mengalir, dan menikmati aroma tanaman di setiap langkah kaki. Ada area yang begitu populer di desa ini, yakni The Grand Green House dan Taman Pelangi, yang mampu menghadirkan ratusan bunga dengan beragam warna.

Alamat: 222beon-ji, Buksam-ri, Wangjang-myeon, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do
Jam operasional: 20 April-31 Oktober 09.00-21.00 / 1 November-19 April 09.00-19.00 / Buka sepanjang tahun
Tiket masuk
20 April-31 Oktober Dewasa-Remaja 7.000 won / Anak-anak 4.000 won
1 November – 19 April Dewasa-remaja 4.000 won / Children 3.000 won
Situs: www.herbvillage.co.kr (Korean only)

Pusat Budaya Hantangang Dam Water

Pusat Budaya Hantangang Dam Water menawarkan pemandangan menawan dari sebuah bendungan yang mampu mengedukasi pengunjung akan pentingnya air serta sejarah dari area tersebut. Museum ini mempekerjakan pemandu wisata setiap tahunnya yang mampu memberikan informasi kepada para pengunjung.

Alamat: 902, Gomun-ri, Yeoncheon-eup, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do
Jam operasional: 10.00-17.00 / Tutup hari Senin
Tarif tiket: Gratis

Air Terjun Jaeinpokpo

Foto: Air Terjun Jaeinpokpo

Air Terjun Jaeinpokpo jatuh ke dalam Sungai Hantangang yang jadi salah satu dari 7 tempat terindah di Yeoncheon. Air terjun ini muncul dari lebatnya hutan, yang membawa udara bersih dan segar. Air terjun ini begitu populer berkat kolumnar hitam yang ada di garis puncak tebing. Pengunjung dapat menikmati Air Terjun Jaeinpokpo dari atas, yaitu dengan melihat ke bawah melalui observasi berlantai kaca, atau dengan menggunakan tangga turun untuk menikmati air terjun ini dari dasar.

Alamat: 193, Bugok-ri, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do
Jam operasional: Mei-September dibuka penuh / Oktober-April dibuka sebagian

Tower Pemeliharaan Air

Foto: Tower Pemeliharaan Air

Tower pemeliharaan air ini dibangun pada 1914 untuk kereta uap yang kerap melalui area tersebut. Setelah pengenalan kereta diesel tahun 1950, tower pemeliharaan tidak lagi digunakan. Namun, tower ini tetap dilestarikan, kamu juga dapat melihat bekas peluru dari masa perang Korea yang menjadikan tower ini sebuauah pengingat dari bagian penting sejarah Korea.

Kereta Perdamaian DMZ – Yeoncheon Dreaming Tour

Hari operasional:
Rabu-Minggu, sekali dalam setiap hari / kereta tidak beroperasi Senin-Selasa
Jadwal tur: Berangkat dari Stasiun Seoul (09.35) – Stasiun Cheongnyangni (10.03) – Stasiun Uijeongbu (10.41) – Stasiun Dongducheon (11.12) – Stasiun Soyosan (11.16) – tiba di Stasiun Yeoncheon (11.38) – makan siang di Stasiun Yeoncheon (11.40) – Board conection bus (12.40) – Observatorium Typhoon (13:05) – Desa Herbal (14.10) – Pusat Budaya Hantangang Dam Water (15.40) – Air Terjun Jaein (16.20) – Tower Pemeliharaan Air (17.05) – berangkat dari Stasiun Yeoncheon (17.19) – tiba di Stasiun Seoul (19.17)
Tarif tiket: Dewasa (usia 13 ke atas) 35.000 won / Anak-anak (Usia 12 tahun ke bawah) 29.000 won 
*Tarif berdasarkan pemberangkatan dari Stasiun Seoul
Pemesanan
-    Online: http://www.korailtravel.com/web/goods_view (Korean only)
-    Onsite: Paket wisata tersedia di KORAIL Travel Center di setiap stasiun keberangkatan
-    Wisatawan asing dapat membeli tiket kereta dari Stasiun Seoul menuju Stasiun Yeoncheon, namun perlu melakukan pendaftaran untuk Yeoncheon Dreaming Tour di Stasiun Yeoncheon jika ingin melakukan perjalanan lebih jauh
Situs web: www.letskorail.com (Korean, English, Japanese, Chinese)

Informasi selengkapnya

Situs web

•    Kebudayaan dan Pariwisata Yeoncheon-gun : tour.yeoncheon.go.kr (Korean only)
•    Gyeonggi-do DMZ: dmz.gg.go.kr (Korean, English, Japanese, Chinese, Vietnamese)
1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Korean, English, Japanese, Chinese, Russian, Vietnamese, Thai, Malay)

Cheorwon Security Tour

Tugu Peringatan Perang Baengmagoji

 

Foto: Tugu Peringatan Perang Baengmagoji

Perang Baengmagoji berlangsung selama 10 hari di area Baengmagoji, sebuah bukit kecil yang hanya setinggi 395 meter di atas permukaan laut, namun menjadi sebuah titik area pandang yang penting bagi area di sekitaranya. Selama masa perang, kepemilikan bukit ini berpindah tangan sebanyak 24 kali, dan diperkirakan 17.535 nyawa telah hilang. Tugu Peringatan Perang Baengmagoji terdiri dari tiga bagian yang terbagi menjadi area refleksi peperangan, peringatan untuk mereka yang memberikan hidupnya, dan janji untuk kedamaian di masa depan.

Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea Cheorwon

Foto: Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea Cheorwon

Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea Cheorwon dibangun dengan gaya bangungan Rusia, karena Korea Utara memiliki hubungan yang kuat dengan Uni Soviet. Tangga yang mengarahkan ke pintu depan ditandai dengan jejak tank Korea Selatan, tembok dari bangunan ini ditandai dengan sisa-sisa peluru. Area ini menjadi semakin terkenal setelah digunakan sebagai lokasi syuting video musik Grup Seo Taiji & Boys.

Alamat: 3-2 Gwanjeon-ri, Cheorwon-eup, Cheorwon-gun, Gangwon-do
Jam operasional: Buka 24 jam sehari, sepanjang tahun

Pos Observasi Myeolgong (OP) 

Myeolgong OP merupakan pos observasi terpopuler di wilayah Cheorwon. Pemandangan dari pos ini, antara lain Aliran Hantancheon dan tempat tinggal penduduk Korea Utara yang tinggal di Desa Geoncheon-ri, bersama dengan Gunung Oseong dan Sniper Ridge yang muncul di dalam film “The Front Line (2011). Namun, karena tempat ini masih menjadi lokasi OP militer yang aktif, masuk ke area ini akan dibatasi tanpa pemberitahuan.

Jembatan Kereta Geumgangsan & Jalur Kereta DMZ

 

Foto: Jembatan Kereta Geumgangsan

Jembatan Kereta Geumgangsan merupakan jembatan jalur kereta tua yang menyebrangi Sungai Hantangang di dalam jalur kontrol sipil. Jembatan ini merupakan sebuah bagian dari rute kereta elektrik pertama di negara ini, Jalur Geumgangsan melakukan perjalanan dari Stasiun Cheorwon menuju Stasiun Naegeumgang sebelum akhirnya diberhentikan karena perang Korea. Saat ini, Jembatan Kereta Geumgangsan berdiri sebagai tanda dari sejarah tragis Korea. Pengunjung dapat berjalan di sepanjang Jalur Kereta DMZ setelah mengunjungi area jembatan berdasarkan keadaan yaitu dengan melihat situasi pangkalan militer terdekat.

Stasiun Woljeong-ri

Jika saat itu Myeolgong OP ditutup untuk umum karena ada urusan militer, tur akan mengunjungi Stasiun Woljeong-ri. Setelah perjanjian gencatan senjata, Stasiun Woljeong-ri menjadi stasiun terdekat menuju Southern Limit Line.  Realita dari kedua kubu menjadi begitu jelas di area ini, ketika tanda bertuliskan ”Kuda besi ingin berlari” yang berdiri di depan kereta tua berkarat. Hanya gerbong terakhir yang tersisa, karena bagian depan kereta digunakan oleh tentara Korea selama retret berlangsung.

 Kereta Perdamaian DMZ – Cheorwon Security Tour

Hari operasional:
Rabu-Minggu, sekali keberangkatan setiap hari / kereta tidak beroperasi Senin-Selasa
Jadwal tur: Berangkat dari Stasiun Seoul (09.35) – Stasiun Cheongnyangni (10.03) – Stasiun Uijeongbu (10.41) – Stasiun Dongducheon (11.12) – Stasiun Soyosan (11.16) – tiba di Stasiun Yeoncheon kemudian naik bus penghubung (11.38) – makan siang di Desa Durumi (12.35) – Tugu Peringatan Perang Baengmagoji (13.12) - Kantor Pusat Persatuan Pekerja Korea (13.50) – Pos Observasi Myeolgong (14-35) – Jembatan Kereta Geumgangsan & Jalur Kereta DMZ (15.10) – berangkat dari Stasiun Yeoncheon (17.19) – Tiba di Stasiun Seoul (19.17)
Tarif: Dewasa (Usia 13-64) 45.000 won / Anak-anak (Usia 12 tahun ke bawah) 38.000 / lanjut usia (usia 65 tahun ke atas) 45.000 won
*Tarif berdasarkan pemberangkatan dari Stasiun Seoul
Pemesanan
-    Online: http://www.korailtravel.com/web/goods_view (Korean only)
-    Onsite: Paket wisata tersedia di KORAIL Travel Center di setiap stasiun keberangkatan
-    Wisatawan asing dapat membeli tiket kereta dari Stasiun Seoul menuju Stasiun Yeoncheon, namun perlu melakukan pendaftaran untuk Cheorwon Security Tour di Stasiun Yeoncheon jika ingin melakukan perjalanan lebih jauh
Situs web: www.letskorail.com (Korean, English, Japanese, Chinese)

Informasi selengkapnya

Situs web

•    Kebudayaan dan Pariwisata Cheorwon-gun: tour.cwg.go.kr (Korean, English, Japanese, Chinese)
•    1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Korean, English, Japanese, Chinese, Russian, Vietnamese, Thai, Malay)


*Kolom ini terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2018, maka dari itu informasi yang ditampilkan dapat berbeda. Kami menyarankan untuk memeriksa langsung ke situs resmi.
 

Share This Article

Related Post

Restoran Gomsot Jib

Taman Samcheong

Pantai Daejin

Momojein Guest House

Taman Sejongno

Hotel Donghwa Kim