Kota Penuh Rasa, Jeonju

Kota Penuh Rasa, Jeonju

【 Foto: Sekolah Konfusianisme Jeonjuhyanggyo 】

Sekilas Pandang

Kota Jeonju terletak di utara provinsi Jeolla. Sebuah kota yang kaya akan sejarah Korea dan keindahan otentik, Jeonju adalah tujuan perjalanan terbaik bagi pengunjung internasional yang ingin benar-benar merasakan tradisi dan budaya Korea melalui berbagai kegiatan langsung. Secara khusus, ada sekitar 700 rumah hanok tradisional Korea di Desa Hanok Jeonju, objek wisata utama kota. Di desa hanok ini, situs warisan budaya seperti Kuil Gyeonggijeon, Sekolah Konfusianisme Jeonjuhyanggyo, dan Omokdae juga dapat ditemukan.

Jeonju tidak hanya populer karena keindahannya yang terpelihara dengan baik, tetapi kota ini juga terkenal dengan hidangan eksklusif yang lezat. Dari jajanan jalanan Jeonju yang berkualitas tinggi, cicipi hidangan lezat Korea dalam jadwal perjalanan 2 hari kami yang menawan ke Jeonju!

Tip) Jalan-jalan di Jeonju
Jika kamu ingin menikmati pengalaman yang lebih unik, sewalah hanbok dari toko penyewaan hanbok yang dapat dengan mudah ditemukan di Desa Hanok Jeonju. Umumnya, biaya sewa hanbok reguler sekitar 10.000 won untuk 1 jam 30 menit. Kostum juga tersedia dalam berbagai macam warna dan pola.

Hari 1

12:00 PM     Kuil Gyeonggijeon
1:00 PM    Desa Hanok Jeonju
3:00 PM    Katedral Katolik Jeondong
4:00 PM    Gerbang Pungnammun
5:00 PM    Pasar Tradisional Nambu (Pasar Malam)

12:00 PM, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon

【 Foto: Kuil Gyeonggijeon 】

Kuil Gyeonggijeon terletak di dekat pintu masuk Desa Hanok Jeonju. Gyeonggijeon memasang lukisan Taejo Yi Seong-gye (memerintah1392-1398) pada dinding. Sebelum memasuki kuil, pengunjung akan dapat melihat hamabi, sebuah batu perintah yang menunjukkan bahwa siapa pun yang melewati batu harus turun dari kudanya sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Setelah memasuki Kuil Gyeonggijeon, kamu bisa menemukan lukisan Raja Taejo di aula utama. Lukisan ini adalah replika ilustrasi Raja Taejo dalam kostum kerajaannya yang dikenakan selama sesi pengadilan kerajaan.

【 Foto: Museum Lukisan Kerajaan 】

【 Foto: Museum Lukisan Kerajaan 】

【 Foto: Area rumpun bambu yang menjadi tempat populer untuk berfoto】

Berjalanlah lebih jauh untuk menemukan Museum Lukisan Kerajaan, tempat kamu bisa melihat lukisan raja-raja dari Dinasti Joseon, termasuk Raja Taejo, dan Arsip Sejarah Jeonju yang menampilkan naskah-naskah catatan sejarah. Selain itu, halaman luas yang cantik dikelilingi oleh pohon-pohon kuno dan area rumpun bambu berfungsi sebagai tempat foto yang bagus untuk semua pengunjung.

•    Alamat: 44, Taejo-ro, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 태조로 44)
•    Jam operasional: Musim panas (Jun-Agu) 09:00-20:00 / Musim dingin (Nov-Feb) 09:00-18:00 / 
      Musim semi & gugur (Mar-Mei, Sept-Okt) 09:00-19:00
      * Kunjungan terakhir satu jam sebelum tutup.
      * Museum Lukisan Kerajaan tutup setiap Senin dan 1 Januari
•    Layanan Interpretasi Bahasa Asing 
     Tersedia dalam Bahasa Inggris, Jepang, dan Cina setiap hari pukul 11:00 dan 14:00
     * Registrasi di tempat
•    Biaya masuk: Dewasa 3,000 won / Remaja (usia 13-24) 2,000 won / Anak-anak (usia 7-12) 1,000 won
•    Situs web museum: www.eojinmuseum.org (Hanya Bahasa Korea)

1:00 PM, Menikmati makanan jalanan yang lezat di Desa Hanok Jeonju

【 Foto: Makanan di Desa Hanok Jeonju 】

Selain memiliki beragam tempat untuk dikunjungi, Desa Hanok Jeonju juga terkenal karena banyaknya makanan jalanan yang menarik dan menggiurkan. Pedagang makanan berjajar di sepanjang Taejo-ro, jalan utama desa, menggoda pejalan kaki dengan aroma gurihnya. Camilan populer di sini termasuk kue beras ketan dengan stroberi, injeolmi (kue beras yang dilapisi dengan bubuk kedelai), and cup steak.

Desa Hanok Jeonju biasanya ramai dengan pengunjung selama akhir pekan, yang membuat waktu tunggu di toko-toko makanan mencapai sekitar 20-30 menit.

•    Alamat: 99, Girin-daero, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 기린대로 99)

3:00 PM, Berkeliling Katedral Katolik Jeondong

 【 Foto: Bagian luar Katedral Katolik Jeondong 】

Located just opposite of Gyeonggijeon Shrine is the Jeondong Catholic Cathedral. Completed in 1914, it is the oldest cathedral in Jeonju. Besides, it is the only Western-style building found in Jeonju Hanok Village, forming a peculiar harmony with the surrounding traditional hanok houses. The interior of this antique cathedral is as grand and magnificent as its exterior.

Alamat: 51, Taejo-ro, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 태조로 51)
Jam operasional: 09:00-18:00 (Minggu 12:00-18:00)
* Pengunjung dilarang masuk selama misa
Situs web: www.jeondong.or.kr (Hanya Bahasa Korea)

4:00 PM, Mengambil foto untuk souvenir di Gerbang Pungnammun

 【 Foto: Pemandangan malam di Gerbang Pungnammun 】

Berdiri di tengah kota adalah Gerbang Pungnammun, yang dikenal dengan pemandangan malam yang indah. Seiring dengan cahaya dari pusat kota, Gerbang Pungnammun yang seperti kastil menyajikan malam yang tak terlupakan bagi semua wisatawan. Gerbang Pungnammun adalah gerbang paling selatan, dan satu-satunya dinding benteng yang tersisa, di antara empat dinding asli yang digunakan untuk melindungi kota. 

•    Alamat: Pungnammun3-gil 1, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 풍남문 3길 1)

5:00 PM, Berpesta makanan di Pasar Tradisional Nambu Jeonju

【 Foto: Pasar Tradisional Nambu 】

Pasar Tradisional Nambu adalah tempat wisata populer terbaru yang sedang tren di Desa Hanok Jeonju. Pasar ini kaya dengan sejarah memiliki beberapa toko yang menjual sayuran, buah-buahan, makanan, ikan kering, furnitur, barang dari sutra, dan barang umum. Real New Town, yang terletak di lantai dua gedung pasar, dan pasar malam sangatlah populer. Real New Town didirikan untuk mendukung wirausahawan muda dan ambisius dengan startup mereka, yang meliputi kafe cantik, toko hewan peliharaan, restoran fusion, dan toko unik lainnya yang juga menyenangkan untuk dikunjungi dan dilihat-lihat. Makanan lokal yang lezat dan terjangkau serta masakan internasional dari berbagai negara dapat ditemukan di pasar malam.

•    Alamat: 63, Pungnammun 2-gil, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do 
     (전라북도 전주시 완산구 풍남문 2길 63)
•    Jam operasional: 04:00-07:00
     * Bervariasi berdasarkan toko 
     * Pasar Malam di Pasar Tradisional Nambu: Jumat & Sabtu 18:00-24:00
•    Situs web: www.jbsj.kr (Hanya Bahasa Korea)

Hari 2

10:30 AM    Omokdae & Imokdae
12:00 PM    Desa Hanok Jeonju
1:00 PM    Sekolah Konfusianisme Jeonjuhyanggyo
2:30 PM    Desa Mural Jaman
4:00 PM    Taman Deokjin

10:30 AM, Menjelajahi Omokdae & Imokdae

【 Foto: Omokdae dan Imokdae 】

Omokdae dikenal sebagai tempat yang menawarkan pemandangan bird’s eye ke Desa Hanok Jeonju, kadang-kadang disebut sebagai "Observatorium Desa Hanok." Omokdae terhubung ke Imokdae dengan jembatan penyeberangan. Omokdae dan Imokdae menyediakan memoar para penguasa periode Joseon, termasuk yang terakhir, Raja Gojong (memerintah 1863-1907).

•    Alamat
Omokdae: San 1-11, Gyo-dong, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do 
(전라북도 전주시 완산구 교동 산1-11) 
Imokdae: 55, Girin-daero, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 기린대로 550)

12:00 PM, Mencoba masakan local di Desa Hanok Jeonju

 【 Foto: Kongnamul gukbap 】

Setelah menjelajahi Imokdae, berjalanlah kembali ke arah Desa Hanok Jeonju untuk makan siang yang lezat. Jika kamu telah mengikuti rencana perjalanan yang disarankan pada hari pertamamu dan menikmati makanan jalanan, sekarang saatnya menjelajah ke masakan lokal Jeonju. Dua hidangan lokal terbaik yang direkomendasikan adalah bibimbap dan kongnamul gukbap (tauge dan sup nasi)! Bibimbap Jeonju dikenal penuh warna, membuatnya lebih menarik dan menggugah selera dibandingkan bibimbap biasa. Dibandingkan dengan bibimbap Jeonju, kongnamul gukbap jauh lebih sederhana dalam penampilan dan bahan-bahan, tetapi menawarkan kaldu gurih yang memberikan after taste yang bersih.

•    Alamat: 99, Girin-daero, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 기린대로 99)

1:00 PM, Melihat-lihat Sekolah Konfusianisme Jeonjuhyanggyo

 【 Foto: Musim gugur di Sekolah Konfusianisme Jeonjuhyanggyo (Foto milik Kantor Kota Jeonju) 】

Sekolah Konfusianisme Jeonjuhyanggyo adalah pusat pendidikan nasional selama periode Joseon, dan pada awalnya terletak di situs Kuil Gyeonggijeon, tetapi dipindahkan pada tahun 1603. Di dalam sekolah, pengunjung dapat mengamati Aula Kuliah Myeongnyundang dan Aula Daeseongjeon yang menyimpan patung Konfusius. Selain itu, kompleks sekolah dihiasi dengan pohon ginkgo berusia 300-400 tahun, menciptakan pemandangan emas yang indah saat daun-daun jatuh dan menarik para fotografer untuk mengabadikan pemandangan terbaik setiap musim gugur.

•    Alamat: 139, Hyanggyo-gil, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 향교길 139)

2:30 PM, Mengambil foto kenang-kenangan di Desa Mural Jaman

【 Foto: Panorama sebuah gang di Desa Mural Jaman 】

Desa Mural Jaman terletak di sepanjang kaki gunung di seberang Desa Hanok Jeonju. Meskipun perjalanan ke Desa Jaman cukup curam, pengunjung akan dapat menikmati mural berwarna-warni yang dilukis di bangunan dan dinding di sepanjang jalan.

Dari imitasi seni pop Keith Haring hingga gambar-gambar animasi Jepang, ada berbagai lukisan mural bertema yang tersebar di desa kecil ini. Menjelajahi desa mural untuk lukisan di dinding sama menyenangkan dan mengasyikkannya dengan menemukan gambar tersembunyi dalam sebuah teka-teki. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengambil foto kenang-kenangan dengan mural sebagai latar belakang!

•    Alamat: 50-58, Gyo-dong, Wansan-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do (전라북도 전주시 완산구 교동 50-158)
•    Situs web: www.jeonjuhanoktown.com (Hanya Bahasa Korea)

4:00 PM, Bersantai di Taman Deokjin

 【 Foto: Awal pemandangan kolam musim panas di Taman Deokjin 】

Taman Deokjin adalah taman ekologis yang mewakili Jeonju. Selain berfungsi sebagai tempat liburan yang santai bagi penduduk setempat, taman ini juga merupakan tujuan wisata populer karena keindahan alamnya. Taman ini memiliki Kolam Deokjinhosu, yang terbagi menjadi dua bagian oleh jembatan berbentuk lengkung. Pengunjung dapat menikmati perjalanan santai di atas perahu bebek di satu sisi jembatan, sementara sisi lain dipenuhi dengan bunga lotus. Padang lotus menawarkan pemandangan spektakuler biasanya pada bulan Juni atau Juli, ketika bunga-bunga mekar penuh.

•    Alamat: 390, Gwon samdeuk-ro, Deokjin-gu, Jeonju-si, Jeollabuk-do 
(전라북도 전주시 덕진구 권삼득로 390)

Info Lebih Lanjut

•    Petunjuk Arah 
(Seoul → Jeonju)
Stasiun Yongsan → Stasiun Jeonju (sekitar 1 jam 30 menit)
Terminal Central City (Honam Line) → Terminal Bus Jeonju Express (sekitar 2 jam 40 menit)

•    Situs web 
Pariwisata Budaya Kota Jeonju: tour.jeonju.go.kr (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Cina)

•    Hotline Perjalanan Korea 1330 Korea: +82-2-1330 (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Cina, Rusia, Vietnam, Thailand, Melayu)

Halaman ini terakhir diperbarui pada 14 November 2018, dan karenanya informasi mungkin berbeda dari yang tertulis di sini. Kami sarankan untuk memeriksa detail sebelum berkunjung.
 

Share This Article

Related Post

Taman Dolsan

Gua Hwanseongul

Wings Town

I Like Dalki (Strawberry)

Toko Gucci

Hotel Savoy