Menikmati Busan Sepenuhnya

Menikmati Busan Sepenuhnya

Busan adalah kota terbesar kedua di Korea dan tujuan liburan utama, dipilih oleh banyak wisatawan internasional dan pengunjung yang datang untuk kesekian kali. Pesona lokal yang bersanding dengan tempat-tempat wisata dan toko-toko adalah hal yang menarik orang-orang untuk kembali ke sini lagi. Belakangan ini trend perjalanan telah bergeser dari rencana perjalanan yang padat ke perjalanan yang lambat, menetapkan tempat yang akan dikunjungi tanpa tujuan selain untuk menjelajahi daerah tersebut, melihat apa yang terlihat. Busan adalah lokasi yang sempurna untuk jenis perjalanan ini, dengan lokasi wisata tersembunyi di sisi jalan dan tempat-tempat yang terlalu sayang untuk dilewatkan!

Area Stasiun Nampo

Surga makanan jalanan

Makanan jalanan di BIFF Square

Lingkungan Nampo-dong penuh dengan begitu banyak hal untuk dilihat, dimakan, dan dikonsumsi hingga satu hari tidak akan cukup! BIFF Square, titik awal dan tempat utama Festival Film Internasional Busan, dipenuhi dengan pedagang kaki lima! Kamu bisa memilih antara ssiat hotteok (kue dadar isi gula), tteokbokki (kue beras pedas), sundae (sosis darah), bibim dangmyeon (mie gelas pedas), Chungmu gimbap (gimbap ala Chungmu), napjakmandu (pangsit datar), dan lebih banyak lagi! Kalau kamu benar-benar lapar, cobalah semuanya! Untuk hidangan penutup, pergilah ke jalan pat bingsu (es serut dengan kacang merah manis) di Pasar Gukje.

Jalan Eomuk Pasar Kkangtong Bupyeong

Jika menurutmu BIFF Square menawarkan terlalu banyak pilihan atau kamu hanya ingin menikmati eomuk (kue ikan) yang enak, pergilah ke Pasar Kkangtong Bupyeong di Jalan Eomuk! Beberapa toko di sini telah dibuka selama lebih dari 140 tahun sejak pembukaan Pelabuhan Busan pada tahun 1876. Rasa eomuk yang luar biasa berasal dari fakta bahwa lebih dari 65% pasta yang digunakan untuk membuat kue ikan ini berasal dari ikan asli. Cobalah eomuk dalam berbagai bentuk dari toko yang berbeda untuk membandingkan rasa unik dari setiap toko.

BIFF Square
☞ Alamat:
36, BIFF gwangjang-ro, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 비프광장로 36)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Nampo (Busan Subway Line 1), Exit 1
☞ Jam operasional: Bervariasi berdasarkan toko
☞ Menu khas: Ssiat hotteok 1,300 won / Tteokbokki 6,000 won / Bibim dangmyeon 2,000 won
* Harga bervariasi berdasarkan toko

Gang Pat Bingsu
☞ Alamat:
Sinchang-dong 1-ga, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 신창동1가)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Nampo (Busan Subway Line 1), Exit 1
☞ Jam operasional: 09:00-20:00 (Bervariasi berdasarkan toko)
☞ Menu khas: Danpat juk (bubur kacang merah manis) 4,000 won / Pat bingsu 4,000 won
* Harga bervariasi berdasarkan toko

Pasar Kkangtong Bupyeong
☞ Alamat:
48, Bupyeong 1-gil, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 부평1길 48)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 20 menit dari Stasiun Nampo (Busan Subway Line 1), Exit 1
☞ Jam operasional: 08:00-20:00 (Bervariasi berdasarkan toko)
* Pasar Malam: 19:30-23:00
☞ Informasi: +82-51-243-1128 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: www.bupyeong-market.com (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin)

Jalan Mode Gwangbok-ro

Jalan Mode Gwangbok-ro

Kadang disebut “Myeong-dong-nya Busan,” Jalan Mode Gwangbok-ro adalah distrik perbelanjaan utama Busan. Jalan ini mengikuti jalur sungai yang, sampai tahun 1600-an, mengalir antara Pegunungan Yongdusan dan Bukbyeongsan menuju Pelabuhan Choryanghang. Aliran itu diaspal setelah pembukaan Pelabuhan Busan saat bertambahnya  orang menyebabkan kebutuhan akan perumahan meningkat. Sejak itu, jalan ini terus berevolusi menjadi distrik mode saat ini, yang menawarkan pakaian, kosmetik, pakaian olahraga, dan segala jenis toko editorial.

Tepat di seberang Jalan Mode Gwangbok-ro terdapat area perbelanjaan tradisional Pasar Gukje. Pasar ini dibuka oleh orang Jepang yang tinggal di daerah tersebut, yang membongkar dan menjual barang yang dikirim dari Jepang. Setelah Perang Korea, orang-orang berkumpul di sini untuk menjual barang-barang bekas seperti pakaian dan sepatu. Saat ini, kamu bisa menemukan apa saja di pasar jika kamu berniat mencari!

Jalan Mode Gwangbok-ro
☞ Alamat:
72-1, Gwangbok-ro, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 광복로 72-1)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 5 menit dari Stasiun Nampo (Busan Subway Line 1), Exit 1
☞ Jam operasional: Bervariasi berdasarkan toko

Pasar Gukje
☞ Alamat:
Sinchang-dong 4-ga, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 신창동4가)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Jagalchi (Busan Subway Line 1), Exit 8
☞ Jam operasional: 09:00-20:00
* Tutup pada hari Minggu pertama dan ketiga setiap bulan
☞ Informasi: +82-51-245-7389 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: gukjemarket.co.kr (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin)

Taman Yongdusan

Eskalator Taman Yongdusan & Menara Busan

Saat menjelajahi Jalan Mode Gwangbok-ro, kamu mungkin akan menemukan jalan menuju Taman Yongdusan dan Menara Busan tanpa menyadarinya. Pintu masuk eskalator yang tidak mencolok menyembunyikan perjalanan yang seru ke taman. Perjalanan naik akan berlalu dalam sekejap saat kamu menikmati tanda-tanda neon yang mewakili objek-objek wisata utama Busan. Saat kamu melangkah keluar dari terowongan eskalator, kamu akan disambut dengan pemandangan Menara Busan tanpa penghalang. Dek observasi menara menawarkan pemandangan seluruh area Pelabuhan Busan.

Taman Yongdusan
☞ Alamat:
13, Daecheon-ro 116beon-gil, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 대청로116번길 13)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Nampo (Busan Subway Line 1), Exit 1
☞ Jam operasional: 10:00-23:00 (* Kunjungan terakhir jam 22:30)
☞ Informasi: +82-51-860-7820 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: yongdusanpark.bisco.or.kr (Khusus bahasa Korea)

Jalan Buku Bosu-dong

Jalan Buku Bosu-dong

Tanda kuning sederhana berbentuk buku terbuka di ujung Pasar Gukje adalah satu-satunya hal yang menandai Jalan Buku Bosu-dong. Gang pendek ini dipenuhi dengan toko-toko buku bekas, yang menjual literatur semua genre dan berbagai bahasa. Gang ini dimulai pada tahun 1950 dengan hanya empat toko yang menjual majalah dan buku teks bekas. Sejak itu, tempat ini telah berkembang dengan menambah lebih banyak toko buku bekas dan juga kafe yang dirancang dengan tema buku dan bacaan yang menciptakan vibe retro. Objek wisata terdekat lainnya yang patut dicoba adalah Tangga 40 Langkah, yang menawarkan pemandangan kota dari ketinggian yang sedikit lebih tinggi.

Gang Buku Bosu-dong
☞ Alamat:
8, Chaekbanggolmok-gil, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 책방골목길 8)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun Jagalchi (Busan Subway Line 1), Exit 8
☞ Jam operasional: Bervariasi berdasarkan toko
☞ Situs web: www.bosubook.com (Khusus bahasa Korea)

Area Stasiun Jagalchi

Pasar Jagalchi

Pasar Jagalchi

Pasar Jagalchi adalah representasi kehidupan sejati di Busan, dan salah satu dari 10 objek wisata utama kota. Ada berbagai cerita tentang nama pasar; beberapa mengatakan nama pasa ini berasal dari nama bidang pantai tempat pasar sekarang berada, sementara yang lain mengatakan asal usulnya lebih sederhana, berasal dari nama sejenis ikan. Apapun namanya, pasar ini merupakan pasar ikan terbesar di negara ini, menjual ratusan jenis ikan hidup dan kering dan makanan laut lainnya. Lantai atas pasar dipenuhi banyak restoran tempat kamu bisa mencoba hoe (irisan ikan mentah) atau ikan bakar sesukamu. Lantai delapan Pusat Hoe Jagalchi berfungsi sebagai dek observasi, dengan pemandangan yang meliputi Jembatan Busandaegyo dan Yeongdongdaegyo, dan Gunung Bongnaesan.

Pasar Jagalchi
☞ Alamat:
52, Jagalchihaean-ro, Jung-gu, Busan (부산광역시 중구 자갈치해안로 52)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Jagalchi (Busan Subway Line 1), Exit 8
☞ Jam operasional: 02:00-22:00
☞ Informasi: +82-51-245-2594 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: jagalchimarket.bisco.or.kr (Khusus bahasa Korea)

Stasiun Seomyeon

Jalan Kafe Jeonpo

Jalan Kafe Jeonpo

Seomyeon adalah daya tarik tersendiri, rumah bagi berbagai objek wisata, restoran, kafe, dan toko. Namun, untuk menikmati liburan yang lambat, pastikan untuk berhenti di jalur terpencil Seomyeon 1 Beonga, jalan utama, dan menjelajahi daerah sekitarnya, seperti Jalan Kafe Jeonpo. Jalan ini dulunya adalah rumah bagi pabrik-pabrik dan toko-toko yang menjual barang-barang bisnis tetapi berubah menjadi tempat trend di 2010 dengan penambahan banyak kafe milik pribadi. Ambil foto, minum kopi, dan makan macarons sampai kamu lelah berfoto atau perutmu penuh!

Jalan Café Jeonpo
☞ Alamat:
92, Dongcheon-ro, Busanjin-gu, Busan (부산광역시 부산진구 동천로 92)
☞ Jam operasional: Bervariasi berdasarkan toko
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Jeonpo (Busan Subway Line 2), Exit 8
☞ Situs web: tour.busanjin.go.kr (Khusus bahasa Korea)

Area Stasiun Haeundae

Pantai Haeundae, ciri khas Busan

Pemandangan Haeundae

Haeundae adalah daerah paling terkenal di Busan, yang populer di kalangan penduduk lokal dan turis. Pantai ini adalah salah satu tempat pertama yang harus kamu kunjungi! Hotel-hotel kelas atas seperti The Westin Chosun Busan dan Paradise Hotel Busan berjejer di pantai, masing-masing menawarkan pemandangan laut yang luar biasa. Berbagai festival berlangsung di sini sepanjang tahun, termasuk Festival Pasir Haeundae, Festival Film Internasional Busan (BIFF), dan Festival Kutub Haeundae. Di luar periode festival, pengamen dan pesulap juga sering tampil di sini, sehingga kamu bisa dengan mudah menikmati hiburan selain berenang! Jika kamu lapar, mampirlah ke Pasar Haeundae untuk menikmati makanan laut segar di sekitar sini! Pastinya ada juga toko-toko pasar standar, yang menjual segala sesuatu mulai dari tteokbokki hingga makanan panggang. Pada malam hari, kunjungi The Bay 101 untuk mendapatkan foto fantastis dengan pencakar langit di Marine City sebagai latar belakang.

Pantai Haeundae
☞ Alamat:
264, Haeundaehaebyeon-ro, Haeundae-gu, Busan (부산광역시 해운대구 해운대해변로 264)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun Haeundae (Busan Subway Line 2), Exit 1
☞ Periode operasional: 1 Juni - 30 September 2019
☞ Tiket masuk: Gratis
☞ Fasilitas: Informasi wisatawan, tempat parkir, ruang ganti, bilik pancuran, toilet umum, wi-fi, dll.
☞ Informasi: +82-51-749-7614 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: http://www.haeundae.go.kr/tour/index.do (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin, Rusia, Vietnam, Uzbekistan)

Kenangan romantis di Rel Kereta Api Mipo

Rel Kereta Api Mipo

Untuk melihat sekilas kota Busan tanpa kemewahan kehidupan kota modern, pergilah ke Rel Kereta Api Mipo. Terletak hanya beberapa meter dari pantai, banyak penduduk setempat bahkan tidak tahu tentang objek wisata ini. Jalur setapak dibuka setelah jalur kereta baru melalui area kota utama Haeundae selesai pada bulan Desember 2013. Jalur lama sekarang dikunjungi oleh pasangan, keluarga, dan influencer yang ingin mengambil foto romantis yang mengingatkan waktu yang telah berlalu. Jalur ini meliputi pemandangan gunung dan lautan, dan kamu akan lupa waktu saat memandangi semuanya.

Rel Kereta Api Mipo
☞ Alamat:
13, Dalmaji-gil 62beon-gil, Haeundae-gu, Busan (부산광역시 해운대구 달맞이길62번길 13)
☞ Petunjuk arah: Jalan kaki sekitar 20 menit dari Stasiun Haeundae (Busan Subway Line 2), Exit 1
☞ Jam operasional: Buka 24 jam

Kerang bakar dan kafe atap di Pelabuhan Cheongsapo

Pemandangan area Pelabuhan Cheongsapo

Jika kamu berjalan cukup jauh di sepanjang Rel Kereta Api Mipo, kamu akan tiba di Pelabuhan Cheongsapo. Meskipun digunakan sebagai tempat pembuatan film untuk film bencana "Tidal Wave (2009)," desa di sekitar pelabuhan cukup tenang dan damai; kamu tidak akan menemukan gelombang pasang yang merusak pemandangan mercusuar kuno atau matahari terbenam yang indah. Untuk makan malam, nikmati kerang Cheongsapo yang terkenal. Ada banyak restoran makanan laut dan hoe yang lezat, termasuk Suminine yang populer. Jika kamu tidak ingin makan tetapi masih ingin menikmati pemandangan, bersantailah di salah satu kafe. Beberapa bahkan memiliki teras atap sehingga kamu bisa sepenuhnya tenggelam dalam suasana pantai.

Pelabuhan Cheongsapo
☞ Alamat:
Jung 1-dong, Haeundae-gu, Busan (부산광역시 해운대구 중1동)
☞ Petunjuk arah: Naik Bus No. Haeundaegu2 dari Stasiun Jangsan (Busan Subway Line 2) → Turun di Halte Bus Cheongsapo dan jalan kaki sekitar 20 menit
☞ Informasi: +82-51-749-4000 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: tour.haeundae.go.kr (Khusus bahasa Korea)

Ananti Cove, objek wisata populer di Gijang

Hilton Hotel Ananti Cove

Hilton Hotel adalah lokasi yang sempurna untuk liburan yang santai. Dibuka pada bulan Juli 2017, hotel ini merupakan bagian dari kompleks multi-budaya Ananti Cove, dan dirancang untuk menjadi salah satu tempat wisata resort teratas tidak hanya di Busan tetapi juga di seluruh negara. Nikmati kopi Italia yang terkenal di Sant 'Eustachio Il Caffe, temukan buku pantai yang sempurna di toko buku Eternal Journey yang besar, dan bersantailah di mata air alami di Water House. Plaza luar ruangan menyelenggarakan festival dan acara sepanjang tahun, termasuk pertunjukan musik, pasar kerajinan, bazaar, dan bahkan pasar Natal.

Ananti Cove
☞ Alamat:
268-31, Gijanghaean-ro, Gijang-gun, Busan (부산광역시 기장군 기장읍 기장해안로 268-31)
☞ Petunjuk arah: Naik Bus No. 139 dari Stasiun Osiria (Busan Donghae Line) → Turun di Halte Bus Dongam Back Gate dan jalan kaki sekitar 10 menit
☞ Jam operasional 
- Eternal Journey: Senin-Jumat 10:00-21:00 / Akhir pecan & libur nasional 09:00-21:00
- Water House: 09:00-22:00
- Dr. O & Ananti Private Clinic: Senin-Jumat 10:00-19:00 / Sabtu 10:00-15:00 (Tutup Minggu & libur nasional)
* Jam dan hari operasional dapat berubah
☞ Fasilitas utama: Water House, Eternal Journey, Dr. O & Ananti Private Clinic, McQueen’s Lounge, Hilton Busan, Ananti Town, dll.
☞ Informasi: +82-51-604-7000 (Khusus bahasa Korea)
☞ Situs web: www.theananti.com (Bahasa Korea, Inggris, Mandarin)

* Kolom ini terakhir diperbarui pada Mei 2019, dan oleh karena itu informasi mungkin berbeda dari yang tertulis di sini. Kami sarankan untuk memeriksa detail sebelum berkunjung.
 

Share This Article

Related Post

MU Motel - Goodstay

Hotel Airport

Restoran Migayeon

C&P Resort Youth Hostel

Air Terjun Jeongbang