Pariwisata Korea Hampir Pulih dari MERS

Pariwisata Korea Hampir Pulih dari MERS

Pariwisata Korea Hampir Pulih dari MERS
 
Setelah wabah MERS mereda, industri pariwisata, penerbangan, kedokteran, dan distribusi Korea mulai kembali beraktivitas. Jumlah wisatawan asing ke Korea sudah pulih ke standar tahun lalu. Maskapai-maskapai penerbangan menormalkan jumlah penerbangan yang sebelumnya dikurangi. Angka penjualan pusat perbelanjaan dan super market juga kembali meningkat.

Bulan lalu sebanyak 75.925 wisatawan asing mengunjungi Korea. Angka ini turun sebesar 41% jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan tahun lalu yang sebesar 1.273.627 orang. Namun, sekarang sudah berubah. Wisatawan dari Tiongkok, Jepang, dan lainnya mulai mengunjungi Korea lagi, sehingga angka kunjungan wisatawan hamper menyamai tahun lalu. Jumlah rata-rata pemesanan paket Korea (hanya oleh wisatawan asing) ke Hana Tour dan Mode Tour dalam sehari hampir sama dengan tahun lalu, yakni mencapai sekitar 500 orang.
 
 
Industri penerbangan juga mulai mengoperasikan secara normal penerbangan yang sebelumnya dikurangi. Asiana akan mulai mengoperasikan secara normal rute Jepang dan Tiongkok (kecuali Hong Kong) di tanggal 1 bulan depan. Korean Air yang sebelumnya mengurangi frekuensi penerbangan Incheon – Komatsu juga akan mulai menambah secara bertahap jumlah penerbangan rute Tiongkok dan Jepang di bulan Agustus.

Industri retail juga sudah mengalami peningkatan. “Belakangan ini banyak karyawan toko sekitar yang diliburkan tanpa dibayar akibat berkurangnya pengunjung, tapi mereka sudah dipekerjakan lagi karena mulai minggu ini pengunjung sudah bertambah,” terang salah satu karyawan Lotte Dutty Free di Euljiro, Seoul. “Semua karyawan yang diliburkan bergiliran akan dipekerjakan kembali di akhir Juli,” ujar salah satu karyawan toko di seputaran stasiun Myeongdong.

Selain itu, perwakilan agen perjalanan Tiongkok, media, blogger, dan lainnya berpartisipasi dalam acara “Berjalan di Myeongdong” atas undangan Asiana, Lotte Hotel, dll pada tanggal 16 kemarin. “Sulit mencari jejak MERS di Korea. Mungkin saya akan menulis artikel berjudul MERS telah berakhir di Korea setelah kembali ke Tiongkok,” ujar Zhang Ing (31), salah satu wartawan dari Hunan.
Share This Article

Related Post