Pariwisata Korea Sedang Pulih dari MERS

Pariwisata Korea Sedang Pulih dari MERS

Pariwisata Korea Sedang Pulih dari MERS
 
Kunjungan wisatawan Tiongkok yang berhenti ke Korea selama sebulan akibat wabah MERS menunjukkan indikasi sedang pulih. Setelah MERS mereda dan diumumkannya kebijakan seperti pembebasan biaya visa grup insentif dan field trip sekolah dari tanggal 6 Juli – 30 September untuk Tiongkok dan empat negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, khususnya wisatawan Tiongkok mulai menunjukkan ketertarikan mereka lagi terhadap pariwisata Korea. Menurut agen perjalanan Tiongkok terbesar Ctrip, jumlah reservasi produk wisata Korea selama satu minggu pertama di bulan Juli naik 200% jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Yang terpenting adalah tidak ada satu pun reservasi yang dibatalkan.                         

Selain itu, 62% dari responden pemandu tur di Tiongkok dalam “Penelitian Pariwisata Korea untuk warga Tiongkok” meramalkan bahwa pariwisata Korea untuk warga Tiongkok akan pulih total di bulan Agustus atau September. Sekitar 32% responden  memperkirakan bahwa pariwisata Korea untuk warga Tiongkok akan dimulai lagi pada bulan Agustus. Berdasarkan hasil penelitian ini, alasan utama wisatawan Tiongkok memilih Korea adalah ‘wisata belanja’ dan area belanja yang terbanyak dipilih pemandu wisata adalah Dongdaemun.
 

Sementara itu menurut keterangan dari industri penerbangan di bulan Juli, total reservasi Korean Air bulan Juli sampai Agustus di awal bulan Juli ini sudah mencapai angka 70%. Angka ini lebih tinggi tipis dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni 2%. Selain itu, seat load factor (faktor muat penumpang) Asiana Air di bulan Juni adalah 72,5% atau turun 10.5% dibandingkan satu tahun lalu yang sebesar 83%. Namun, jumlah reservasi bulan Juli sampai Agustus masing-masing adalah 84% dan 80%, atau singkatnya sudah pulih ke kisaran 80%.
             
“Walaupun tidak ada perubahan drastis yang mencolok mata, ini berarti bahwa kami sudah keluar dari kondisi terburuk,” ungkap salah satu pelaku industri maskapai.

Sekarang pemerintah Korea dan industri pariwisata, termasuk hotel, gerai bebas pajak, maskapai, dll sedang mengerahkan segenap tenaga untuk menunjukkan citra ‘Pariwisata Korea yang Aman’. Korean Air pada tanggal 8 Juli lalu mengundang perwakilan agen perjalanan Tiongkok, media, dan lain-lain ke Korea. Lotte Hotel dan Asiana Air bekerja sama dengan Korea Tourism Organization dan lainnya untuk mengundang CEO agen perjalanan Tiongkok, media, dan blogger ke Korea. Selain itu, Korea Tourism Organization Jakarta Office juga telah mengundang enam wartawan Korean terkemuka di Indonesia, pengajar di universitas Islam, dan dua dokter penyakit menular ke familiarization tour bertajuk Pariwisata Korea yang Aman yang akan dimulai tanggal 27 Juli.
Share This Article

Related Post