Gua Seokguram dan Kuil Bulguksa (Ditetapkan tahun 1995)

Gua Seokguram dan Kuil Bulguksa (Ditetapkan tahun 1995)

【 Foto: Kuil Bulguksa 】

Gua Seokguram dan Kuil Bulguksa adalah kuil-kuil Buddha kuno Korea, yang didirikan pada pertengahan abad ke-8 selama era keemasan Dinasti Silla Bersatu. Dua warisan ini menggambarkan keterampilan arsitektur yang sangat maju dan keahlian kreatif orang-orang Silla. Secara khusus, keindahan yang indah dan agung dari ukiran Seokguram dan stylobate Kuil Bulguksa serta dua pagoda batunya dianggap sebagai mahakarya arsitektur Buddha, tak tertandingi di seluruh Asia Timur Laut.

Gua Seokguram adalah gua buatan yang terbuat dari granit. Di dalam bangunan utama berbentuk bulat terdapat patung Buddha Bonjon, dikelilingi oleh para murid di dinding. Mayoritas patung-patung batu initermasuk figur Bonjon, memiliki nilai tinggi dalam warisan budaya karena selamat dari kikisan waktu dengan struktur asli yang masih utuh sejak abad ke-8.

Kuil Bulguksa, secara harfiah diterjemahkan menjadi "Kuil Tanah Buddha," dibangun dengan aspirasi utopia Buddha. Kuil ini rusak pada tahun 1592 selama Perang Imjin, dan semua struktur kayu kuil terbakar habis. Altar-altar batu, jembatan, pagoda, lentera, dan patung-patung perunggu Buddha selamat dari api, dan telah dilestarikan dengan baik. Pemulihan sebagian dilakukan dari tahun 1969 hingga 1973, menghasilkan kuil yang ada saat ini.

【 Foto: Gua Seokguram 】

【 Foto: Relief 10 murid】

Pembuatan patung Buddha Bonjon termasuk unik dibandingkan patung-patung Buddha lainnya. Sementara sebagian besar patung Buddha pada saat itu diukir dalam posisi berdiri dengan senyum murah hati, Buddha Bonjon duduk di atas tumpuan, memancarkan rasa keagungan. Fitur utama di Gua Seokguram adalah relief sepuluh murid yang langka. Relief ini sangat dihargai karena keunikan dan karakteristik artistiknya yang dengan jelas menggambarkan para murid yang dengan rajin melayani sebagai pengikut Buddha.

【 Foto: Eksterior Kuil Bulguksa 】

【 Foto: Pagoda Dabotap 】

Pagoda Seokgatap Kuil Bulguksa terletak di sisi barat bangunan utama kuil. Juga disebut Muyeongtap, pagoda ini memiliki dua stereobate (tingkat dasar batu) dan dibuat dengan gaya pagoda tradisional pada periode Silla. Pagoda Dabotap, yang berdiri di sisi timur halaman, sangat berbeda dari pagoda-pagoda batu lainnya di era Silla, dan tetap utuh sejak dibangun. Pada saat dibangun, sebagian besar kuil memiliki pagoda yang identik, sehingga fakta bahwa Pagoda Dabotap dan Seokgatap berbeda adalah aspek yang unik dari Kuil Bulguksa.

Tempat wisata terdekat 
Desa Yangdong Gyeongju
Area Bersejarah Gyeongju
Observatorium Cheomseongdae
Kuil Bunhwangsa
Kompleks Makam Daereungwon (Makam Cheonmachong)
Istana Donggung dan Kolam Wolji Gyeongju
Desa Tradisional Gyochon Gyeongju
Situs Paviliun Poseokjeong Gyeongju
Situs web: guide.gyeongju.go.kr (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin)
Hotline Perjalanan Korea 1330: +82-2-1330 (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Cina, Rusia, Vietnam, Thailand, Melayu)

* Kolom ini terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2019, dan oleh karena itu informasi mungkin berbeda dari yang tertulis di sini.
 

Share This Article

Related Post